Mon. Jun 1st, 2020

Ingin Take Over Rumah? Apa Saja yang Harus Dilakukan?

Ingin Take Over Rumah

Take over biasanya dilakukan untuk mendapatkan rumah dengan lebih cepat dan beberapa diantaranya memiliki harga yang lebih murah. Untuk melakukan take over, Anda harus memilih cara take over yang sesuai dengan Anda dan tentunya tidak merugikan Anda. Cara take over dan jenisnya yaitu.

  • Take Over Antar Bank

Umumnya dilakukan oleh orang yang ingin bunga bank yang lebih ringan dari sebelumnya. Namun, tidak semua bisa melakukan take over. Jenis take over ini hanya bisa dijalankan oleh Anda yang sudah mempunyai sertifikat rumah karena akan dijadikan jaminan.

Untuk melakukan take over ini syaratnya yaitu:

–          Persyaratan seperti pengajuan KPR (jadi ini tergantung bank-nya).

–          Kelengkapan identitas diri dan bukti penghasilan per bulan.

–          Sertifikat rumah yang akan di take over.

  • Jual Rumah dengan Take Over

Take over jenis ini biasanya dilakukan untuk membeli rumah milik orang lain yang KPR-nya belum lunas. 3 pihak yang terlibat dalam take over jenis ini adalah pemohon take over, penjual rumah yang huniannya akan Anda beli dan pihak bank sebagai penyedia dana.

Syarat dari take over jenis ini adalah:

–          Persyaratan sesuai dengan pengajuan KPR yang pertama. Jadi, perhatikan dengan teliti dokumen apa saja yang harus dipenuhi.

–          Proses take over harus dilakukan bersama dengan penjual dan dilakukan di bank.

  • Take Over Bawah Tangan

Pengalihan ini dilakukan hanya antara pihak pembeli dan pihak penjual. Sehingga tidak ada keterlibatan bank sama sekali, karena itu, cara ini sebaiknya tidak dilakukan. Jikapun dilakukan, sebaiknya harus ada saksi dan merekam prosesnya sebagai bukti.

Resiko jenis take over ini cukup tinggi bahkan mungkin bank tidak akan menyerahkan sertifikat rumah ke Anda karena bukan nama Anda yang dipergunakan. Sehingga perlu pertimbangan yang lebih jika melakukan take over bawah tangan.

Dari 3 jenis take over tersebut, Anda tetap harus memperhatikan mulai dari kondisi rumahnya, sertifikat, permasalahan kredit. Dengan begitu, Anda akan lebih mudah untuk melakukan take over dan setelah proses selesai, hunian tersebut bisa dengan segera menjadi milik Anda.