Fri. May 14th, 2021

Perbedaan SEO On Page Dan SEO Off Page

SEO atau Search Engine Opitimization saat ini semakin banyak digunakan seiring perkembangan internet yang semakin pesat. Banyak bisnis yang menggunakan internet sebagai media promosinya. Bagi pebisnis, SEO membantu bisnis untuk menaikkan ranking pada mesin pencari yang tentunya akan membawa dampak baik bagi bisnis tersebut. Traffic website yang meningkat akan membuka peluang untuk mendapatkan pelanggan baru.

Dalam penerapannya, SEO terbagi menjadi dua jenis yaitu SEO On Page dan SEO Off Page. Berikut penjelasannya.

SEO On Page

SEO On Page adalah salah satu strategi untuk menaikkan ranking website tersebut pada mesin pencari yang dilakukan di halaman atau blog yang bersangkutan. Beberapa faktor yang diperhatikan dalam melakukan SEO On Page adalah :

  • Struktur URL

Kamu bida memasukkan keyword di struktur URL pada website yang kamu miliki agar dapat terlihat dengan mudah oleh mesin pencari. Namun tak perlu mengganti URL website yang lama.

  • Title Tags

Tags adalah kata kunci yang akan memudahkan pengunjung mencari tema yang mereka inginkan. Jadi, kamu bisa menuliskan tags pada judul website-mu. Google menetapkan judul tidak boleh kurang dari 32 karakter dan tidak boleh lebih dari 80 karakter. Kamu bisa mengecek judul dengan bantuan tools SEOMOFO.

  • Sub Judul (Heading)

Sebagai mesin pencari, Google akan memperhatikan kata kunci pada sub judul atau heading. Oleh karena itu sebaiknya kamu membuat sub judul pada setiap laman web. Namun heading tersebut juga harus berkaitan dengan konten yang dibuat. Sebab jika tidak, maka Google akan menilai konten yang kamu miliki tidak relevan.

  • ALT Text Di Gambar

Akan lebih menarik jika kamu menambahkan gambar pada laman websitemu agar telihat menarik. Pada saat memasukkan gambar, jangan lupa untuk menambahkan Alt Text. Teks ini tidak akan terbaca oleh pengunjung, tetapi akan terbaca oleh search engine agar gambar tersebut masuk dalam kata kunci yang akan dicari.

SEO Off Page

Selain SEO On Page, teknik SEO Off Page juga bisa diterapkan. SEO Off Page adalah kebalikan dari SEO Off Page. Dimana SEO dilakukan di luar website atau blog. Jadi pemilik website akan melakukan SEO di luar halaman websitenya untuk menarik pengunjung. Contohnya adalah menyebarkan link ke media sosial dan secara otomatis pengunjung akan meng”klik” link yang mengarah pada websitemu. Faktor terpenting SEO Off Page adalah berapa banyak link eksternal yang masuk ke halaman website. Konten yang berkualitas sangat mendukung cara kerja SEO Off Page untuk mendapatkan tautan yang bagus.

Jadi, kedua teknik di atas dapat dilakukan untuk melakukan optimalisasi website yang kamu miliki. Dan tentunya tujuan keduanya tetap sama yaitu untuk menaikkan rating  pada mesin pencari. Dan sekarang, kamu tinggal menerapkannya pada website yang kamu miliki. Selamat mencoba!